logo

Tutorial Penyelesaian Gugatan Ekonomi Syariah

Video yang berisi tentang cara penyelesaian perkara ekonomi syariah dengan acara yang sederhana
Tutorial Penyelesaian Gugatan Ekonomi Syariah

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

SIWAS

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
SIWAS

JADWAL SIDANG

jwdl sdng

 Pengadilan Agama memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara.

SIPP

sippabc

Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara.

 
 

 SIWAS

 

SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

.

 

TABAYUN

Bantuan Panggilan dari Pengadilan Agama Lain Ke Pengadilan Agama Jakarta Barat

INFO PERKARA

sippabc

Melalui Info Perkara ini anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara.

Selamat Datang di Website Resmi Pengadian Agama Jakarta Barat

APLIKASI - APLIKASI  PENDUKUNG

   

   

 

Ngareeb yaa 

  • Artikel
  • Kegiatan Hukum / Hasil Penelitian
  • Info Lain 1
  • Info Lain 2

MENGIRA MALAIKAT, NYATANYA SETAN

Oleh :    DR. Amam Fakhrur

               (Ketua Dewan Pakar MD; KAHMI Madiun; dan Alumni Pesantren YTP Kertosono.

    

       Pemeluk agama samawi meyakini adanya malaikat, iblis, jin dan setan. Malaikat adalah pesuruh Allah yang Ia ciptakan dari nur yang masing-masing malaikat mempunyai tugas yang berbeda. Para malaikat tunduk taat kepada Allah, job-nya hanya taat dan menyembah kepada-Nya, tak sedikitpun perintah ditanggalkannya, tak secuilpun larangan dilanggarnya. Ia makhluk tanpa opsi, sehingga tak melekat dosa padanya.

     Adapun jin adalah adalah makhluk yang tercipta dari api yang sangat panas. Sebagian darinya ada yang beriman kepada Allah dan sebagiannya tidak. Jin dapat melihat manusia, sementara manusia tidak dapat melihat wujud asli jin. Terkadang jin dapat menampakkan dirinya dengan wujud lain di mata manusia. Gondoruwo, kuntilanak, pocong, babi ngepet, sejatinya adalah penampakan jin di mata manusia.

     Leluhur jin adalah iblis, jadi iblis adalah oknum jin yang dahulu pernah dekat dengan Allah, namun kemudian ia mendurhakainya dan mengingkarinya setelah tidak bersedia berhormat kepada adam, sebagai manusia pertama, karena congkak dan sombongnya. Iblis turun ke dunia untuk menggoda manusia dan beranak pinak dalam komunitas jin.

     Dengan demikian, setan adalah makhluk dari bangsa jin yang senantiasa mengajak dan membisikkan kepada manusia untuk berperilaku keji dan jahat. Ia selalu memberi janji dan angan-angan kosong kepada manusia. Sehingga sebagian pendapat menyatakan bahwa setiap manusia ditempeli setan dari bangsa jin yang selalu membisikkan hawa nafsu jahat dan kemaksiatan yang kerap disebut qarin. Namun manusia selain ada bisikan jahat ada juga bisikan baik, bisikan itu sejatinya adalah bisikan malaikat. Dalam perkembangannya setan tidak hanya dari bangsa jin, tetapi juga dari manusia, ia adalah setiap sifat yang mengajak kepada kemungkaran dan kemaksiatan, yang jauh dari nilai-nilai ke -Tuhanan, baik datang dari bangsa jin maupun manusia.

     Memang manusialah makhluk yang lahir mempunyai pilihan. Ia dicipta dengan mempunyai kemerdekaan dan otoritas untuk memilih keimanan atau keingkaran, memilih kebaikan atau keburukan. Manusia mempunyai kemampuan untuk memilih dengan potensi akal dan nurani yang dianugerahkan-Nya, dan sejauhmana memenej bisikan setan dan bisikan malaikat yang senantiasa datang.

     Bila manusia memilih kebaikan, kemajuan jaman akan menjadi berkah untuk kemanusiaan. Sebaliknya bila ia memilih jalan bisikan setan, permusuhan, kesombongan keserakahan, lalai perintah Sang Pencipta, maka yang terjadi adalah derita kemanusiaan yang berkepanjangan. Potensi yang dianugerahkan Allah kepada manusia dan bimbingan wahyu yang diturunkan melalui Rasul-Nya, sangat potensial manusia menerima bisikan baik dan menolak bisikan jahat.

Meskipun sudah jelas mana bisikan malaikat, berupa kebaikan dan mana bisikan setan berupa keburukan, manusia juga sering salah mengira, dikira malaikat, ternyata setan. Bisa terjadi, orang pergi haji yang sepulang dari ibadah haji, ia ingin gelar haji selalu tersandang dalam identitas namanya, ia marah bila gelar haji tertanggalkan oleh orang yang menyebut namanya. Membaca Al-Quran untuk mengingat Allah, tersisipi motivasi kompetisi demi materi dan gelar qari, dimata manusia. Orang berderma dan menjalankan filantropi Islam, tersisipi motivasi agar tersandang status dermawan. Mereka semua mengira berbuat atas bisikan malaikat, namun sejatinya berubah menjadi bisikan setan. Kebaikan yang tidak berorientasi kepada-Nya, hanyalah berdampak positif yang semu dan tidak berlangsung lama untuk tatanan kehidupan manusia.

     Maka Islam mengajarkan, agar seluruh amal kebajikan yang kita lakukan hendaknyalah murni tertuju kepada Allah, agar tercipta tatanan kehidupan yang harmonis dan diberikan jaza oleh-Nya. ( 15 Ramadhan 1439 H).

 

 

Artikel Lain

Kegiatan Hukum / Hasil Penelitian

1. ..............................

2. ..............................

3. ..............................

Kegiatan Hukum Lainya

Kreasi dari PA masing-masing

Kreasi dari PA masing-masing

Hubungi Kami

Pengadilan  Agama Jakarta Barat

Jl. Pesanggrahan Raya No. 32 Kel. Kembangan Selatan Kec. Kembangan Jakarta Barat

Telp    : (021) 58352092

Fax    : (021) 58352093

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.