Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat... Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat... Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat... Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat... Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat... Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat... Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat... Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Jakarta Barat...
Pimpinan
Pendapat Anda
Apa Yang Anda Ingin ?


Agenda Pimpinan
Kamis, 8 November 2017
Seminar Kurikulum dan Bahan Ajar (E-Learning) Bidang Administrasi Perkara Peradilan Agama a.n. Drs. H. Rusman Mallapi, S.H., M.H. dari tanggal 8 s.d 10 November 2017 di Hotel Salak The Heritage, Bogor - Jawa Barat
Kamis, 8 November 2017
Pelatihan Pemantapan KEPPH Angkatan X bagi Hakim dengan Masa Kerja 8 s.d 15 Tahun a.n Dr. H. Amam Fakhrur, S.H., M.H. dari tanggal 13 s.d 17 November 2017 di Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI
Kamis, 7 November 2017
Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan 5 (Lima) Orang Hakim Agung di Gedung Mahkamah Agung RI
Kamis, 24 Mei 2017
PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT Jl. Pesanggrahan Raya No.32 Kembangan Selatan, Jakarta Barat 11610 Telp. 021-58352092 Fax. 021-58352093 Website : www.pa-jakartabarat.go.id Email : info@pa-jakartabarat.go.id S U R A T T U G A S Nomor : W9-A2/1741/KP.06/5/2017 Sehubungan dengan Undangan Sekretaris Mahkamah Agung, maka dengan ini kami menugaskan kepada : Nama : Dr. H. AMAM FAKHRUR, S.H., M.H. NIP. : 19670716.199303.1.009 Pangkat/Gol.Ruang : Pembina Utama Muda – (IV/c) Jabatan : Wakil Ketua Untuk menghadiri acara Mohon Diri dalam rangka Purnabhakti Yang Mulia H. Suwardi,S.H., M.H. yang dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Rabu, 24 Mei 2017 Pukul : 09.30 WIB s.d Selesai Tempat : Balairung Mahkamah Agung RI Jl. Medan Merdeka Utara No.9-13, Jakarta Pusat Demikian surat tugas ini dibuat, agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab. Jakarta, 23 Mei 2017 K e t u a, Drs. H. RUSMAN MALLAPI, S.H., M.H. NIP.19590419.198803.1.001
Kamis, 19 Mei 2017
Rapat Sosialisasi Kementerian Koperasi dan UKM RI

Agenda Kantor
Kamis, 23 September 2016
Pelantikan Hakim Pengadilan Agama Jakarta Barat Klas 1A
Kamis, 29 Juni 2016
Buka puasa bersama seluruh karyawan Pengadilan Agama Jakarta Barat

Reformasi Birokrasi Mahkamah Agung
Artikel
PROSEDUR BERACARA

PROSEDUR BERACARA

  1. Setelah perkara didaftarkan, Pemohon atau Penggugat dan pihak Termohon atau Tergugat serta Turut Termohon atau Turut Tergugat menunggu Surat Panggilan untuk menghadiri persidangan;
  2. Tahapan Persidangan :
    1. Majelis Hakim memeriksa identitas Anda dan suami
    2. Jika Anda dan suami hadir, maka Majelis Hakim berusaha mendamaikan anda dan suami, baik langsung maupun melalui proses mediasi.
    3. Majelis Hakim berusaha mendamaikan anda dan suami dalam setiap kali sidang, namun anda punya hak untuk menolak untuk berdamai dengan suami.
    4. Anda dan suami boleh memilih mediator yang tercantum dalam daftar yang ada di Pengadilan tersebut
    5. Bila upaya damai tidak berhasil, Majelis Hakim akan memulai pemeriksaan perkara dengan membacakan gugatan Penggugat.
    6. Tahap keenam,  kesempatan Tergugat untuk menjawab gugatan Penggugat, baik secara lisan maupun tertulis.
    7. Tahap ketujuh, kesempatan Penggugat untuk menanggapi jawaban Tergugat baik secara lisan maupun tertulis.
    8. Tahap kedelapan, Kesempatan Tergugat untuk menjawab kembali tanggapan (replik) Penggugat, baik secara lisan maupun
    9. Pada kesembilan, Penggugat akan dimintakan bukti untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya dan Tergugat akan dimintakan bukti untuk menguatkan bantahannya.
    10. Tahap kesepuluh, Penggugat dan Tergugat menyampaikan kesimpulan akhir terhadap perkara yang sedang diperiksa.
    11. Tahap kesebelas, Majelis Hakim akan bermusyawarah untuk mengambil keputusan mengenai perkara yang sedang diperiksa
    12. Tahapan terakhir yaitu, Majelis Hakim akan membacakan putusan hasil musyawarah Majelis Hakim.
  3. Setelah perkara diputus, pihak yang tidak puas atas putusan tersebut dapat mengajukan upaya hukum (verzet, banding, dan peninjauan kembali) selambat-lambatnya 14 hari sejak perkara diputus atau diberitahukan.
  4. Setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, untuk perkara permohonan talak, Pengadilan Agama :
    1. Menetapkan hari sidang ikrar talak;
    2. Memanggil Pemohon dan Termohon untuk menghadiri sidang ikrar talak;
    3. Jika dalam tenggang waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkan sidang ikrar  talak, suami atau kuasanya tidak melaksanakan ikrar talak di depan sidang, maka gugurlah kekuatan hukum penetapan tersebut dan perceraian tidak dapat diajukan berdasarkan alasan hukum yang sama.
  5. Setelah pelaksanaan sidang ikrar talak, maka dapat dikeluarkan Akta Cerai.
  6. Setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, untuk perkara cerai gugat, maka dapat dikeluarkan Akta Cerai.
  7. Untuk perkara lainnya, setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka para pihak yang berperkara dapat meminta salinan putusan.
  8. Apabila pihak yang kalah dihukum untuk menyerahkan obyek sengketa, kemudian tidak mau menyerahkan secara sukarela, maka pihak yang menang dapat mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Agama yang memutus perkara tersebut.
Dibuat Oleh Widya Fausiah, SE, MH. Tanggal: Kamis, 14 Juni 2016